Minggu, 16 Agustus 2020
Sabtu, 14 Maret 2020
Kumpulan Puisi Maulana Jalaluddin Rumi
Jalaluddin
Rumi
Maulana
Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri (Jalaluddin Rumi) atau
sering pula disebut dengan nama Rumi adalah seorang penyair sufi yang
lahir di Balkh (sekarang Afganistan) pada tanggal 6 Rabiul Awwal tahun 604
Hijriah, atau tanggal 30 September 1207 Masehi. Ayahnya masih keturunan Abu
Bakar, bernama Bahauddin Walad. Sedang ibunya berasal dari keluarga kerajaan
Khwarazm. Ayah Rumi seorang cendekia yang saleh, mistikus yang berpandangan ke
depan, seorang guru yang terkenal di Balkh. Saat Rumi berusia 3 tahun karena
adanya bentrok di kerajaan maka keluarganya meninggalkan Balkh menuju Khorasan.
Dari sana Rumi dibawa pindah ke Nishapur, tempat kelahiran penyair dan alhi
matematika Omar Khayyam. Di kota ini Rumi bertemu dengan Attar yang meramalkan
si bocah pengungsi ini kelak akan masyhur yang akan menyalakan api gairah
Ketuhanan.
Karya
Kumpulan
puisi Rumi yang terkenal bernama al-Matsnawi al-Maknawi konon adalah sebuah
revolusi terhadap Ilmu Kalam yang kehilangan semangat dan kekuatannya. Isinya
juga mengeritik langkah dan arahan filsafat yang cenderung melampaui batas,
mengebiri perasaan dan mengkultuskan rasio.
Diakui, bahwa puisi Rumi memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan para sufi penyair lainnya. Melalui puisi-puisinya Rumi menyampaikan bahwa pemahaman atas dunia hanya mungkin didapat lewat cinta, bukan semata-mata lewat kerja fisik. Dalam puisinya Rumi juga menyampaikan bahwa Tuhan, sebagai satu-satunya tujuan, tidak ada yang menyamai.
Ciri khas lain yang membedakan puisi Rumi dengan karya sufi penyair lain adalah seringnya ia memulai puisinya dengan menggunakan kisah-kisah. Tapi hal ini bukan dimaksud ia ingin menulis puisi naratif. Kisah-kisah ini digunakan sebagai alat pernyataan pikiran dan ide.
Banyak dijumpai berbagai kisah dalam satu puisi Rumi yang tampaknya berlainan namun nyatanya memiliki kesejajaran makna simbolik. Beberapa tokoh sejarah yang ia tampilkan bukan dalam maksud kesejarahan, namun ia menampilkannya sebagai imaji-imaji simbolik. Tokoh-tokoh semisal Yusuf, Musa, Yakub, Isa dan lain-lain ia tampilkan sebagai lambang dari keindahan jiwa yang mencapai ma'rifat. Dan memang tokoh-tokoh tersebut terkenal sebagai pribadi yang diliputi oleh cinta Ilahi.
Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah :
jangan tanya apa agamaku. aku bukan yahudi. bukan zoroaster. bukan pula islam. karena aku tahu, begitu suatu nama kusebut, kau akan memberikan arti yang lain daripada makna yang hidup di hatiku.
Ar-Rumi memiliki kegelisahan Sufistik yang luar biasa dalam kesusastraan dan puisi, melebihi pujangga di zamannya, dan terus menerus menegaskan bahwa pencapaian tersebut adalah sebagian kecil dibandingkan dengan kesufian.
SEBERAPA JAUH ENGKAU DATANG!
Sesungguhnya,
engkau adalah tanah liat. Dari bentukan mineral, kau menjadi sayur-sayuran.
Dari sayuran, kau menjadi binatang, dan dari binatang ke manusia. Selama
periode ini, manusia tidak tahu ke mana ia telah pergi, tetapi ia telah
ditentukan menempuh perjalanan panjang. Dan engkau harus pergi melintasi
ratusan dunia yang berbeda.
JALAN
Jalan sudah ditandai.
Jika menyimpang darinya, kau akan
binasa.
Jika mencoba mengganggu tanda-tanda
jalan tersebut,
kau melakukan perbuatan setan.
EMPAT LAKI-LAKI DAN PENERJEMAH
Empat
orang diberi sekeping uang.
Pertama
adalah orang Persia, ia berkata, "Aku akan membeli anggur."
Kedua
adalah orang Arab, ia berkata, "Tidak, karena aku ingin inab."
Ketiga
adalah orang Turki, ia berkata, "Aku tidak ingin inab, aku ingin
uzum."
Keempat
adalah orang Yunani, ia berkata, "Aku ingin stafil."
Karena
mereka tidak tahu arti nama-nama tersebut, mereka mulai bertengkar. Mereka
memang sudah mendapat informasi, tetapi tanpa pengetahuan.
Orang bijak yang memperhatikan mereka berkata, "Aku tidak dapat memenuhi semua keinginan kalian, hanya dengan sekeping uang yang sama. Jika kalian jujur percayalah kepadaku, sekeping uang kalian akan menjadi empat; dan keempatnya akan menjadi satu."
Mereka pun tahu bahwa sebenarnya keempatnya dalam bahasa masing-masing, menginginkan benda yang sama, buah anggur.
AKU ADALAH KEHIDUPAN KEKASIHKU
Apa yang dapat aku lakukan, wahai
ummat Muslim?
Aku tidak mengetahui diriku sendiri.
Aku bukan Kristen, bukan Yahudi,
bukan Majusi, bukan Islam.
Bukan dari Timur, maupun Barat.
Bukan dari darat, maupun laut.
Bukan dari Sumber Alam,
bukan dari surga yang berputar,
Bukan dari bumi, air, udara, maupun
api;
Bukan dari singgasana, penjara,
eksistensi, maupun makhluk;
Bukan dari India, Cina, Bulgaria,
Saqseen;
Bukan dari kerajaan Iraq, maupun
Khurasan;
Bukan dari dunia kini atau akan
datang:
surga atau neraka;
Bukan dari Adam, Hawa,
taman Surgawi atau Firdaus;
Tempatku tidak bertempat,
jejakku tidak berjejak.
Baik raga maupun jiwaku: semuanya
adalah kehidupan Kekasihku ...
BURUNG HANTU DAN ELANG RAJA
Seekor
elang kerajaan hinggap di dinding reruntuhan yang dihuni burung hantu.
Burung-burung hantu menakutkannya, si elang berkata, "Bagi kalian tempat
ini mungkin tampak makmur, tetapi tempatku ada di pergelangan tangan
raja." Beberapa burung hantu berteriak kepada temannya, "Jangan
percaya kepadanya! Ia menggunakan tipu muslihat untuk mencuri rumah kita."
DIMENSI LAIN
Dunia tersembunyi memiliki awan dan
hujan,
tetapi dalam jenis yang berbeda.
Langit dan cahaya mataharinya, juga
berbeda.
Ini tampak nyata,
hanya untuk orang yang berbudi halus
--
mereka yang tidak tertipu oleh
kesempurnaan dunia yang semu.
MANFAAT PENGALAMAN
Kebenaran yang agung ada pada kita
Panas dan dingin, duka cita dan
penderitaan,
Ketakutan dan kelemahan dari
kekayaan dan raga
Bersama, supaya kepingan kita yang
paling dalam
Menjadi nyata.
KESADARAN
Manusia
mungkin berada dalam keadaan gembira, dan manusia lainnya berusaha untuk
menyadarkan. Itu memang usaha yang baik. Namun keadaan ini mungkin buruk
baginya, dan kesadaran mungkin baik baginya. Membangunkan orang yang tidur,
baik atau buruk tergantung siapa yang melakukannya. Jika si pembangun adalah
orang yang memiliki pencapaian tinggi, maka akan meningkatkan keadaan orang
lain. Jika tidak, maka akan memburukkan kesadaran orang lain.
DIA TIDAK DI TEMPAT LAIN
Salib dan ummat Kristen, ujung ke
ujung, sudah kuuji.
Dia tidak di Salib.
Aku pergi ke kuil Hindu, ke pagoda
kuno.
Tidak ada tanda apa pun di dalamnya.
Menuju ke pegunungan Herat aku
melangkah,
dan ke Kandahar Aku memandang.
Dia tidak di dataran tinggi
maupun dataran rendah. Dengan tegas,
aku pergi ke puncak gunung Kaf (yang
menakjubkan).
Di sana cuma ada tempat tinggal
(legenda) burung Anqa.
Aku pergi ke Ka'bah di Mekkah.
Dia tidak ada di sana.
Aku menanyakannya kepada Avicenna
(lbnu Sina) sang filosuf
Dia ada di luar jangkauan Avicenna
...
Aku melihat ke dalam hatiku sendiri.
Di situlah, tempatnya, aku melihat
dirinya.
Dia tidak di tempat lain.
MEREKA YANG TAHU, TIDAK DAPAT BICARA
Kapan pun Rahasia Pemahaman
diajarkan kepada semua orang
Bibir-Nya dijahit melawan
pembicaraan tentang Kesadaran.
JOHA DAN KEMATIAN
Seorang
anak laki-laki menangis dan berteriak di belakang jenazah ayahnya, ia berkata,
"Ayah! Mereka membawamu ke tempat di mana tidak ada pelindung lantai. Di
sana tidak ada cahaya, tidak ada makanan; tidak ada pintu maupun bantuan
tetangga..."
Joha, diperingatkan karena penjelasan tampaknya mencukupi, berteriak kepada ayahnya sendiri:
"Orangtua yang dihormati oleh Allah, mereka diambil ke rumah kami!"
Joha, diperingatkan karena penjelasan tampaknya mencukupi, berteriak kepada ayahnya sendiri:
"Orangtua yang dihormati oleh Allah, mereka diambil ke rumah kami!"
KECERDASAN DAN PEMAHAMAN SEJATI
Kecerdasan adalah bayangan dari
Kebenaran obyektif
Bagaimana bayangan dapat bersaing
dengan cahaya matahari?
REALITAS SEJATI
Di sini, tidak ada bukti akademis di
dunia;
Karena tersembunyi, dan tersembunyi,
dan tersembunyi.
JIWA MANUSIA
Pergilah lebih tinggi -- Lihatlah
Jiwa Manusia!
PELEPASAN MENIMBULKAN PEMAHAMAN
Wahai Hati! Sampai dalam penjara
muslihat,
kau dapat melihat perbedaan antara
Ini dan Itu,
Karena pelepasan seketika dari
Sumber Tirani;
bertahan di luar
KAU DAN AKU
Nikmati waktu selagi kita duduk di
punjung, Kau dan Aku;
Dalam dua bentuk dan dua wajah --
dengan satu jiwa,
Kau dan Aku.
Warna-warni taman dan nyanyian
burung memberi obat keabadian
Seketika kita menuju ke kebun
buah-buahan, Kau dan Aku.
Bintang-bintang Surga keluar
memandang kita --
Kita akan menunjukkan Bulan pada
mereka, Kau dan Aku.
Kau dan Aku, dengan tiada 'Kau' atau
'Aku',
akan menjadi satu melalui rasa kita;
Bahagia, aman dari omong-kosong, Kau
dan Aku.
Burung nuri yang ceria dari surga
akan iri pada kita --
Ketika kita akan tertawa sedemikian
rupa; Kau dan Aku.
Ini aneh, bahwa Kau dan Aku, di
sudut sini ...
Keduanya dalam satu nafas di Iraq,
dan di Khurasan --
Kau dan Aku.
DUA ALANG-ALANG
Dua alang-alang minum dari satu
sungai.
Satunya palsu, lainnya tebu.
AKAN JADI APA DIRIKU?
Aku terus dan terus tumbuh seperti
rumput;
Aku telah alami tujuhratus dan
tujuhpuluh bentuk.
Aku mati dari mineral dan menjadi
sayur-sayuran;
Dan dari sayuran Aku mati dan
menjadi binatang.
Aku mati dari kebinatangan menjadi
manusia.
Maka mengapa takut hilang melalui
kematian?
Kelak aku akan mati
Membawa sayap dan bulu seperti
malaikat:
Kemudian melambung lebih tinggi dari
malaikat --
Apa yang tidak dapat kau bayangkan.
Aku akan menjadi itu.
RASUL
Rasul adalah mabuk tanpa anggur:
Rasul adalah kenyang tanpa makanan.
Rasul adalah terpesona, takjub:
Rasul adalah tidak makan maupun
tidur
Rasul adalah raja di balik jubah
kasar:
Rasul adalah harta benda dalam
reruntuhan.
Rasul adalah bukan dari angin dan
bumi:
Rasul adalah bukan dari api dan air.
Rasul adalah laut tanpa pantai:
Rasul adalah hujan mutiara tanpa
menalang.
Rasul adalah memiliki ratusan bulan
dan langit:
Rasul adalah memiliki ratusan cahaya
matahari.
Rasul adalah bijaksana melalui
Kebenaran:
Rasul adalah bukan sarjana karena
buku.
Rasul adalah melebihi keyakinan dan
kesangsian:
Karena Rasul apakah ada 'dosa' atau
'kebaikan'?
Rasul berangkat dari Ketiadaan:
Rasul telah tiba, benar-benar
berangkat.
Rasul adalah, Tersembunyi, Wahai
Syamsuddin!
Carilah, dan temukan - Rasul!
KEBENARAN
Nabi bersabda bahwa Kebenaran telah
dinyatakan:
"Aku tidak tersembunyi, tinggi
atau rendah
Tidak di bumi, langit atau
singgasana.
Ini kepastian, wahai kekasih:
Aku tersembunyi di kaibu orang yang
beriman.
Jika kau mencari aku, carilah di
kalbu-kalbu ini."
ILMU PENGETAHUAN
Pengetahuan
akan Kebenaran lenyap dalam pengetahuan Sufi. Kapan manusia akan memahami
ucapan ini?
DEBU DI ATAS CERMIN
Hidup/jiwa
seperti cermin bening; tubuh adalah debu di atasnya. Kecantikan kita tidak
terasa, karena kita berada di bawah debu.
TINDAKAN DAN KATA-KATA
Aku memberi orang-orang
apa yang mereka inginkan.
Aku membawakan sajak karena mereka
menyukainya sebagai hiburan.
Di negaraku, orang tidak menyukai
puisi.
Sudah lama aku mencari orang yang
menginginkan tindakan, tetapi
mereka semua ingin kata-kata.
Aku siap menunjukkan tindakan pada
kalian;
tetapi tidak seorang pun akan
menyikapinya.
Maka aku hadirkan padamu --
kata-kata.
Ketidakpedulian yang bodoh
akhirnya membahayakan,
Bagaimanapun hatinya satu denganmu.
KERJA
Kerja bukan seperti yang dipikirkan orang.
Bukan sekadar sesuatu yang
jika sedang berlangsung, kau
dapat melihatnya dari luar.
Seberapa lama kita, di Bumi-dunia,
seperti anak-anak
Memenuhi lintasan kita dengan debu
dan batu dan serpihan-serpihan?
Mari kita tinggalkan dunia
dan terbang ke surga,
Mari kita tinggalkan kekanak-kanakan
dan menuju ke kelompok Manusia.
RUMAH
Jika
sepuluh orang ingin memasuki sebuah rumah, dan hanya sembilan yang menemukan
jalan masuk, yang kesepuluh mestinya tidak mengatakan, "Ini sudah takdir
Tuhan."
Ia seharusnya mencari tahu apa kekurangannya.
Ia seharusnya mencari tahu apa kekurangannya.
BURUNG HANTU
Hanya burung bersuara merdu yang
dikurung.
Burung hantu tidak dimasukkan
sangkar
UPAYA
Ikat dua burung bersama.
Mereka tidak akan dapat terbang,
kendati mereka tahu memiliki empat
sayap.
PENCARIAN
Carilah mutiara, saudaraku, di dalam
tempurung;
Dan carilah keahlian diantara
manusia di dunia.
TUGAS INI
Kau
mempunyai tugas untuk dijalankan. Lakukan yang lainnya, lakukan sejumlah
kegiatan, isilah waktumu secara penuh, dan jika kau tidak menjalankan tugas
ini, seluruh waktumu akan sia-sia.
KOMUNITAS CINTA
Komunitas Cinta tersembunyi diantara
orang banyak;
Seperti orang baik dikelilingi orang
jahat.
SEBUAH BUKU
Tujuan
sebuah buku mungkin sebagai petunjuk. Namun kau dapat juga menggunakannya
sebagai bantal; Kendati sasarannya adalah memberi pengetahuan, petunjuk,
keuntungan.
TULISAN DI BATU NISAN JALALUDDIN
AR-RUMI
Ketika kita mati, jangan cari pusara
kita di bumi, tetapi carilah di hati manusia.
Dikutip dari >>> http://risalahparasufi.blogspot.com/
By : terong-ebbo-aukoli
Langganan:
Postingan (Atom)